Monday, December 28, 2009

13 Desember 2009, H+7




Perjalanan hari ke-7 Borneo Equator Expedition 2009, 6 - 20 Desember 2009,di mulai daribase camp sesuai rencana panitia ...

Seluruh peserta buru2 kabur dari lokasi itu mengingat para lebah mulai keluar dari sarang .... Hari ini kita mulai memasuki trek yg lebih bejat dari sebelumnya ....

Seingat saya, kita akan melewati 3 jembatan yg runtuh serta bbrp obstacle lainnya .... Perjalanan walau mulai sulit berlangsung lancar sampai mendekati jembatan runtuh yg pertama. Karena trek hanya satu jalur, maka antrian membuat kita sering menunggu. Di jembatan  runtuh yg pertama (way point 285?) saya kebagian saat sore hari.

Kondisi di trek ini lumayan bejat, ada trek yg sdh jadi bubur yg pekat dan berat untuk dilewati lalu menyeberangi sungai kecil (sekitar 4-5 meter) yg lumayan dalam sebatas ban simex 35" lebih sedikit, lalu langsung tanjakan curam sisi sungai itu sepanjang sekitar 10 meter .... Trek ini sdh jadi susah dilalui dan harus winch terus menerus minimal doble line ...

Setelah Mistsubishi Strada Andika, Suzuki Eggy, dan Cherokee Cherry masuk, mereka lumayan lancar menyeberangi trek tsb tanpa masalah yg berat.Hanya mobil Andika yg terlihat agak lamanyeberangnya ....

Saat itu, kendaraan lainnya dibelakang saya mulai gelisah melihat trek-nya yg semakin sulit dilaluiapa lagi mulai masuk waktu magrib .... Sebagian mulai mencari alternatif jalur lain.... Haji Amak, sempat maju mundur untuk masuk ke trek, yg akhirnya dia putuskan masuk trek ...

Saya mulai jalan melalui tanah yg sdh jadi bubur tapi liat seperti di Subang dgn winch penuh yg semakin lama semakin berat. Kegiatan terhenti menghormati waktu magrib. Saat2 magrib  ini adalah saat yg paling bikin saya was2 karena kalau beraktifitas di saat magrib biasanya suka jadi masalah ....

Nggak lama temen2 bandung menyuruh saya mulai lagi upaya menyeberangi sungai tersebut .... Winch terasa berat, tapi kendaraan bergerak pelan ... Saat nyemplung ke sungai yg dalam itu, extra van  saya matikan, dan dengan bantuan traksi dan winch penuh saya nyeberangi sungai ...

Ternyata upaya itu tidak mulus, mesin saya tiba2 batuk2, nggak sadar saya injek kopling menetralkan gigi (suatu tindakan yg sangat terlarang kalau di tengah lumpur yg dalam), winch saya tidak berfungsi, saya kesulitan dgn kopling yg jadi tidak berfungsi, mesin jadi overheating karena fan saya mati semua, saat itu cuaca semakin malam dan gelap  ....  Whuaaaah .... masalah langsung datang dgn ber-tubi2 ....

Kendaraan langsung berhenti, mesin mati, dan lampu2 mati semua .... Eggy dan Cherry, langsung membantu menarik kendaraan saya naik ke atas. Butuh waktu yg lama dan usaha yg besar untuk menarik kendaraan saya ke atas .... Perasaan saya sdh nggak enak dgn kondisi yg tiba2menjadi memburuk .... Setelah dinaikan ke atas, jeep saya di parkirkan dan kita putuskan untuk menginap untuk memperbaiki kendaraan dulu ....

Haji Amak yg sdh terlanjur masuk trek, setelah saya ditarik, mencoba menyeberang sungai .... ternyata mengalami masalah serupa ... kopling bermasalah, mesin bermasalah dan winch juga  bermasalah .... Usaha memperbaiki ditempat tidak berhasil, upaya menarik oleh Eggy dan Cherry juga gagal karena kendaraan Haji Amak seperti beraaat sekali .... Saat berhenti menarik, secara tiba2 pohon yg dijadikan mengikat pantat cherokee Cherry rubuh kearah cherry dan eggy,untungnya jatuhnya sekitar 1-2 meter sebelah kanan mobil cherry .....

Karena upaya menarik mobil Haji Amak gagal, diputuskan untuk besok pagi saja di tariknya .... Engkos, navigator H Amak terlihat kelelahan dan pusing dgn masalah di mobil Hj Amak .... Akhirnya sepanjang malam Haji Amak, Frederik, dan Engkos tidur diatas jeep mereka yg masih nggantung miring ditanjakan bibir sungai dgn kondisi gelap,becek dgn lumpur ....

Kendaraan teman2 lainnya yg dibelakang kita akhirnya memutuskan tdk akan mengambil trek kita, tapi akan mencari alternatif trek lain yg akan dicari besok pagi, mereka lalu keluar dari trek dan buka tenda ...

Kondisi saya dan navigator  jadi memburuk. Di kepala saya mulai timbul pertanyaan apakah kerusakan2 ini bisa diperbaiki? Karena kalau tidak maka nggak tahu bgmn caranya keluar dari situ  ....

Malam itu navigator saya, Dadan, memutuskan untuk istirahat, mengingat kondisi mulai hujan dan serangan serangga mulai bertubi-tubi ... Untungnya ada Eggy dan Jimmy (navigator eggy) yg terus membesarkan hati kita serta menenangkan kita .... Juga Cherry dan teman2nya .... Kita tidur malam itu dgn mematikan lampu supaya tdk mengundang lbh bnyk serangga datang ....

Pak Haji Amak tidak terdengar aktivitasnya .... Kabarnya mereka langsung tidur tanpa makan malam krn tdk memungkinkan memasak malam itu ....

H3, H4 dan H5

Rekan2 Pecinta offroad adventure,

Hari ini adalah hari ke-5 Borneo Equator Expedition (Kamis, 10 Des 09).

Tadi pagi kita berangkat dari sebuah desa (sekitar 60 Km dari Nanga Pinoh), dimana di tempat itu tadi malam kita nginap karena sempat terjadi di"tahan" nya Cherry oleh Kepala Desa di desa itu, yg membuat kita memutuskan nginap di desa tsb ...

Malam itu hujan lebat, untung kita tidak jalan karena paginya ternyata banjir dimana-mana krn air pasang ... Kalau saja malam itu kita jalan akan tertahan banjir yg airnya lebih tinggi dari paginya ... Untungnya lagi, ternyata perjalanan banyak jebakan batman yg berbahaya ...

Malam itu seluruh rombongan terakhir yg sebelumnya ter-pencar2 menginap di desa itu (lupa namanya apa) ... Dan paginya beragkat hampir bersamaan ...

Trek sepanjang perjalanan menarik krn kita melewati hutan lindung. Hambatan tidak besar, jalanan hanya tanah biasa saja ta[pi banyak jebakan batman-nya ...

Mendekati Nana Pinoh, kita melewati area banjir yg panjang namun lebih tinggi dari pada saat saya melewati banjir di SUOH Lampung (Desember 2008). Mobil saya sempat mati karena injekan gas saya kurang dalam sehingga harus ditarik Toyota Hardtop Pak Bambang dari Hore 4x4 ... padahal sdh hampir diujung banjir itu ..

Sebagian kendaraan memilih ambil jalan lain, sebagian nekat ambil jalan banjir itu. Ada suzuki jimny pak Toto Kutu Lumpur, lolos keluar dgn saya tarik, tapi akibatnya tangki bensin di kuras habis .... BB saya lupa dipindahin dari kantonmg celana sehingga terendam habiiis ... hik's ...

Rombongan Pak Syamsir sebagian kendaraan kabarnya rusak baik mitsubishi dan Ford ... Tapi saya nggak tahu apa yg rusak  karena saya masih dibelakang ... Hari ini (kamis) karena bnyk yg telat masuk dan sibuk memperbaiki kendaraan, start dimulai sekitar setelah makan siang .. sebagian kendaraan memilih Jumat subuh (jam 03.30 WIB) start karena msih butuh waktu memperbaiki kendaraan, termasuk Jeep saya yg mengalami kebocoran tangki bensin krn mentok dgn gardan ...

Saat ini tangki sdg di tukang las untuk dibobok sebagian dan di las lagi ... Malam ini harus selesai ... Di halaman penginapan Pinoh Permai, bisa dilihat sebagian besar sedang dikerjakan oleh para mekanik. Persiapan ini harus serius karena trek 3 hari kedepan selain super ekstrim juga selama 3 hari kita tidak bisa mengharapkan bantuan dari manapun ... !!!

Logistik dan kendaraan yg sehat jadi syarat utama kalau kita tidak mau repot ....

Btw, Kota nanga pinoh merupakan ibu kota kabupaten baru yg namanya Melawi yg dibentuk dgn Undang2 tahun 2002, tapi baru dibentuk sekitar tahun 2004.

Kotanya kecil tapi asyiiik apa lagi yg suka kuliner ... makanannya enak2 ...

Ini hanya cerita hari ke-5 saja, sebenarnya cerita hari ke 3 dan 4 lebih seru karena kita harus melalui 2 sungai yg curaaam, nyariiis tegak lurus, kedalam sekitar 12-15 meter, sehingga untuk turu, pantat mobil harus di tahan dgn "slink" oleh mobil dibelakangnya ....  Bisa dilihat dari foto2 yg dikirim Eggy dibawah ini .... 





Perjalanan hari 3 dan 4 hampir senada, lewat hutan lindung dan waktu cukup banyak dikeluaran untuk melewati kedua sungai tersebut .... Perjlanan juga berbahaya krn banyaknya lobang dan jurang yg hs dilalui ...

Sekian saja dulu cerita sekilas ttg perjalanan hari 3-5 ...

Besok masuk hari ke-6 dan siap2 dgn petualangan yg katanya lbh nyeremin dari hari2 sebelumnya ... 

7 Desember (H+2)

Tadi malam hujan turun terus menerus di base camp 1 yg mrpk kebun sawit. Semua lokasi camping becek. Saya dapat posisi yg paling enak, dgn tanah yg batu kerikil tdk becek dan persis disamping sungai yg mudah sekali turun kebawah.

Pagi hari seperti biasa jam 6 pak syamsir bangunin peserta dgn toa-nya, jam 7 briefing, dan jam 8 start.

Pagi ini saya nggak masak, agak males makan walau saya masak nasi, berharap nanti ketemu warung ...

Perjalanan seharian masih dgn kebun sawit* tapi jalanan sdh lebih "lucu".

Di sanggau kita berhenti hanya isi bensin peserta Amerika, saya ikut ngisi. Dari sana langsung ngebut ke sekadau. Dipertengahan perjalanan ada sekitar 10 mbl paling belakang yg terpaksa detour krn ada jembatan yg roboh tdk bisa dilalui lagi. Oleh temen2 Landy, diusahakan diperbaiki agar bisa dilewati motor.

Di sekadau oleh panitia diputuskan menginap di hotel (Horeeeeee ..... !!!!). Saya sih senang sekali ... Bisa makan dan tidur enak he5x .... Kita menginap krn khawatir tanggung krn didepan kita akan masuk trek super hardcore ....

Skrg, kita msh dikantor bupati ada seremonial ketemu mereka ... Habis ini baru kembali ke hotel. Td kita lama isi bensin krn bensin cepat sekali habis.

Bucek Deep sepanjang perjalanan dari Pontianak sampai Sekadau selalu jadi selebritis ... Setiap berhenti pasti disamperin fans2 nya dan minta foto bersama ... Saya perhatiin kalau lg ketemu fans gayanya jaim banget beda sekali kalau lg ngobrol ama kita2 nyablak abis coy .... Ha5x ...

Ini berita hari kedua ... Nanti lanjut lagi ...

6 Des 2009

Pagi ini, jam 07.30, saya dan Dadan (navigator khusus di impor dari Bandung) tiba di Bandara Supadio, Pontianak  dalam rangka Borneo Equator Expedition 2009.



Saya tdk langsung ke hotel, tapi diantar oleh teman2 dari Kimia Farma Pontianak, kita makan dulu kwetiau khas pontianak yg didalamnya penuh dgn foto2 selebrities jakarta yg mampir disitu. Tapi terus terang aja rasa makanannya sih biasa aja ...

Dari sana, kita belanja logistik dan jerry can serta selang bensin. Jerrycan-nya dapat yg ex buat cairan kimia, tebal, kapasitas 30 Kg, harga Rp 30 ribu, nggak tahu mahal apa murah, tp kalau dilihat kualitasnyanya sih kuat dan bagus.

Dari sana, kita mampir ke warung kopi, yg saat saya tinggal di Pontianak thn 1971 saja sdh tua waktu itu. Rasa kopi susunya paling enak yg pernah saya minum, pas banget, nggak kemanisan juga nggak kurang manis.

Letaknya di Jl Tanjung Pura, namanya kalau gak salah Setia Hati? Letaknya diseberang bank mandiri kalau nggak salah. Nah bank mandiri ini jaman dulu tempat bioskop Abadi ... Yg enak disana adalah sate ayamnya. Asli uenaaaak banget. Jgn dilihat dari tampilannya, tapi rasakan, dijamin akan ingat terus dgn rasanya yg uenaak banget itu.

Dari sana kita baru ke Hotel Kapuas buat lihat Jeep ku yg sdh lama parkir. Di lokasi parkir, semua crew berkumpul kalau nggak berberes ria ya ngobrol2 saja.

Kendaraan2 yg tampil asli kinclong dan keren2 semua. Nggak ada lagi jip2 dgn penampilan kucing garong seperti tulisan saya di DCI 2005 Sumatera. Yuma aja senang lihat penampilan mobil2 yg ikut.

Ada Landy Hornet pak adri, ada wrangler peserta australia yg keren, dan siap di ajrut2in ... Juga jeep2 ala tampilan mobil2 Tinus Roma yg keren2 ...

Di lapangan parkir berkumpul Pak Syamsir and the gank, Fred Belanda dan satu wartawan italia Damiano yg selalu setia mengikuti acara2 Cheetah ...

Ada bucek Deep dgn teman wanitanya yg bikin hidup segar juga ada Andika, anaknya Menpera, dgn kekasih hatinya yg lebih ceraaah lagi ...

Jeep saya seperti biasa agak bermasalah ... Mesin gak mau di starter, mungkin gara2 cut-off lupa dimatikan shgg aki kepakai terus buat winch atau lainnya. Harus di jumper dulu baru greng ...

Setelah bisa di starter, mesin terasa seperti mendem, skrg blm di check, nanti saja di hotel. Skrg ada mslh lagi di selang bensin yg baru dibikin sama Juned Roma, pas diisi bensin ada yg bocor, pas diperiksa, selangnya memang bocor seperti teriris pisau. Sekarang Dadan lg cari selang baru ...

Aduuuh ... Masak cerita 2005 akan terulang lagi sih ... ? Ampuuun Tuhan ...

Saya terus terang aja mulai agak deg2an ... Mudah2an my jeep sehat wal afiat ... Nggak apa2 skrg bermasalah, tapi nanti di jalan sehat dan kuat. Kayak pengalaman ke SUOH, awalnya saja saya panik mesin gak mau nyala, tapi setelah ketemu penyakitnya, langsung keluar semua kemampuannya ....

Sekian dulu laporan langsung dari Pontianak ... Nanti dilanjut lagi ....

Btw, tolong dibantu forward ke milis lainnya, soalnya ini cuman di kirim ke dua milis aja .... 4wheeler sama IOF ...

Tks ya ...


Ossy

Confused?

Sorry, but this time the scribe didnt come along for the trip. So this will be a bunch of emails that we received over the period of time that the Borneo Equator Expedition 2009 happenend. So for history's sake. Enjoy the stories and the pictures!

5 Desember, 2009, H-1

Pagi ini, jam 07.30, saya dan Dadan (navigator khusus di impor dari Bandung) tiba di Bandara Supadio, Pontianak dalam rangka Borneo Equator Expedition 2009.

Saya tdk langsung ke hotel, tapi diantar oleh teman2 dari Kimia Farma Pontianak, kita makan dulu kwetiau khas pontianak yg didalamnya penuh dgn foto2 selebrities jakarta yg mampir disitu. Tapi terus terang aja rasa makanannya sih biasa aja ...

Dari sana, kita belanja logistik dan jerry can serta selang bensin. Jerrycan-nya dapat yg ex buat cairan kimia, tebal, kapasitas 30 Kg, harga Rp 30 ribu, nggak tahu mahal apa murah, tp kalau dilihat kualitasnyanya sih kuat dan bagus.

Dari sana, kita mampir ke warung kopi, yg saat saya tinggal di Pontianak thn 1971 saja sdh tua waktu itu. Rasa kopi susunya paling enak yg pernah saya minum, pas banget, nggak kemanisan juga nggak kurang manis.

Letaknya di Jl Tanjung Pura, namanya kalau gak salah Setia Hati? Letaknya diseberang bank mandiri kalau nggak salah. Nah bank mandiri ini jaman dulu tempat bioskop Abadi ... Yg enak disana adalah sate ayamnya. Asli uenaaaak banget. Jgn dilihat dari tampilannya, tapi rasakan, dijamin akan ingat terus dgn rasanya yg uenaak banget itu.

Dari sana kita baru ke Hotel Kapuas buat lihat Jeep ku yg sdh lama parkir. Di lokasi parkir, semua crew berkumpul kalau nggak berberes ria ya ngobrol2 saja.

Kendaraan2 yg tampil asli kinclong dan keren2 semua. Nggak ada lagi jip2 dgn penampilan kucing garong seperti tulisan saya di DCI 2005 Sumatera. Yuma aja senang lihat penampilan mobil2 yg ikut.

Ada Landy Hornet pak adri, ada wrangler peserta australia yg keren, dan siap di ajrut2in ... Juga jeep2 ala tampilan mobil2 Tinus Roma yg keren2 ...

Di lapangan parkir berkumpul Pak Syamsir and the gank, Fred Belanda dan satu wartawan italia Damiano yg selalu setia mengikuti acara2 Cheetah ...

Ada bucek Deep dgn teman wanitanya yg bikin hidup segar juga ada Andika, anaknya Menpera, dgn kekasih hatinya yg lebih ceraaah lagi ...

Jeep saya seperti biasa agak bermasalah ... Mesin gak mau di starter, mungkin gara2 cut-off lupa dimatikan shgg aki kepakai terus buat winch atau lainnya. Harus di jumper dulu baru greng ...

Setelah bisa di starter, mesin terasa seperti mendem, skrg blm di check, nanti saja di hotel. Skrg ada mslh lagi di selang bensin yg baru dibikin sama Juned Roma, pas diisi bensin ada yg bocor, pas diperiksa, selangnya memang bocor seperti teriris pisau. Sekarang Dadan lg cari selang baru ...

Aduuuh ... Masak cerita 2005 akan terulang lagi sih ... ? Ampuuun Tuhan ...

Saya terus terang aja mulai agak deg2an ... Mudah2an my jeep sehat wal afiat ... Nggak apa2 skrg bermasalah, tapi nanti di jalan sehat dan kuat. Kayak pengalaman ke SUOH, awalnya saja saya panik mesin gak mau nyala, tapi setelah ketemu penyakitnya, langsung keluar semua kemampuannya ....

Sekian dulu laporan langsung dari Pontianak ... Nanti dilanjut lagi ....

Tks ya ...


Ossy

Saturday, December 26, 2009

Borneo Equator Expedition!

Well, its that time of year again. We didnt quite have the same resources as before, so we bring you the story after the event. Hope you enjoy it.


Monday, December 18, 2006

Done ...

The Cyber4x4 is now in Makassar. The DCI2006 is officially over. The Cyber4x4 is number 1. Yaay. Number 1 in the 2000cc and below class. Well it should be, its the only car in that class.
Overall the standings are as follows:
  1. dr. Totong
  2. Hardjanto
  3. Cedric (Belgia)
  4. Iswandi
  5. Arifin
  6. Yogi
  7. Cyber4x4
  8. Andi
  9. Tjong
  10. Doddy
So congratulations to the winners. Definitely no small feat. See you again next year?

Friday, December 15, 2006

We've been crossed...

We have been crossed over to South Sulawesi! We will now approach Malino for 2SCS's and then on to Makassar for the final 2 SCS. Not much has happened, the boat ride was pretty uneventful, we spent the time resting and joking how the Cyber4x4 Suzuki has become a dark horse. Hasta la vista...

Wednesday, December 13, 2006

Getting Pictures out of the Jungle


Well, you should know how we do this. We are using Inmarsat Technology here. Its called the BGAN. This service was launched at the beginning of the year and its pretty cool. The terminal we are using is the Thrane & Thrane Explorer 500. Its small, light and doesnt need a car battery to power the unit, it has its own little battery.
The unit can get download speeds of up to 432kbps! Thats really nifty in the jungle, where youd be happy with any kind of download speed at all. Uploading is about 384kbps, which is nothing to sneeze at.
Here is a picture of our friend Widi with the terminal.

While waiting for the ferry...

We had 2 SCSs... The SCS location was quite far from our basecamp, it took us a good 3 hours to get there, not including the traffic accident on the way over there. In short, we got there a bit late, so we didnt have enough time to really study the course.
The Cyber4x4 didnt quite make it on one of the SCSs. It was an SCS truly designed for large engined vehicles. It was a very long uphill climb with a medium grade. The small engined Cyber4x4 (Suzuki Jimny in disguise) didnt have enough power to make it all the way. DNF for that one.
The other SCS was a speed route with a very nasty mud bogger at the very end. Only 3 or 4 cars actually finished on this, including the Cyber4x4. It just took us a really long time to get out of the bog.
Right now theres a reception over at the Regent's house, and tonight we will cross by ferry to South Sulawesi at around 11pm (GMT+8).

Tuesday, December 12, 2006

Coming down the mountain!

We are now on the way to BaseCamp 6 near the beach town of Taborasi. Tomorrow we will have an SCS the we board a ferry to cross over to the province of South Sulawesi. The ferry trip will be about 8 hours, so we will overnight on board. The trip down from the Mekongga mountain was very difficult and slippery, several cars tipped over. No fatalities nor casualties so far. Knock on wood!

Monday, December 11, 2006

last night (10 Dec)


We have reached Base Camp 4, near the peak of Mount Mekonga. Tomorrow we will continue to climb a bit before we begin our descent.
There will be no SCS during this part of the journey, only 25 cars have entered this track. All of us working together to get through this particularly hard section. We expect to clear this section day after tomorrow. All is well.

Saturday, December 09, 2006

Geography...



Just so you know where in the world places such as Kendari, Jakarta, Indonesia are...

Thanks to Microsoft Encarta

DCI starts...


Hey, we are back! Things are a bit confusing now, its actually aready day 2 in the competition.
Basically, we had shipped all the cars from Jakarta's Tanjung Priok to Kendari, SE Sulawesi. All the cars arrived safely and now we are here in Sulawesi too.
We have gone through the basic scrutineering to ensure that all cars are in good working condition and have all the necessary bits and pieces to endure the long and arduous journey ahead. We tested the winch, we tested the brakes, we tested steering, checked all the hard points and tiedowns etc. We are ready!

There are a total of 41 vehicles, 17 competitors, 9 motorcycles and the rest being support cars and event officials.

From Kendari we moved on to Kolaka, which is on the western side of South East Sulawesi where we had SCS 1 and 2. SCS 1 was a track best suited for small cars with its twist and turns and breaks. Articulation is a must, otherwise you would have to slow down and lose time. SCS 2, however is a winching game. It is a 3 meter high almost 90 deg vertical wall. Well maybe it was 75 deg, but after several competitors had gone through, it seems more like 90 deg.

After some speeches by city officials, tribal dances, more speeches, we made our way from Kolaka towards Basecamp II, where SCS 3,4,5 will be held. BC II will be close to a river
and the SCS will consist of a Speed SCS, a winching SCS and a tire change SCS.

Monday, December 04, 2006

We're Back!

Friends, cyber4x4 is back on the trails! This time in a super modified Suzuki Jimny with the Diplomat Challenge of Indonesia 2006. We'll post some pictures soon. This time we are using the Inmarsat BGAN, provided by ACeS and PSN. Stay tuned for our posts!
cheers.

Monday, December 19, 2005

and we're done.

Yes, ladies and gentlemen, we are done. We have reached the finish line, luckily without any major breakdowns.
We completed the SCS 10,11 and 12 and the Event Committee decided to go straight to Balikpapan via asphalt road. Time was of the essence here, we wanted to be able to get into town before nightfall. Balikpapan has a law that prohibits dirty cars from dirtying the town, so we had to cleanup as best we could. Fortunately the mud had already dried on the cars, so no problems of that.
We had a big closing party as well as the winner notification and all that last night, so you will forgive us for posting this blog rather late in the day.
The results (if you dont already know):
1. Dr. Totong from Sapta Team
2. Neil Cooper and Chris Hummer for Oz
3. Haji Barani

a really good showing from Team BHHH (Bandung Hash House Harriers; say that 10 times fast!) three of their contestants placed 4th (or 5th) 7th and eigth..

Overal team winner was Sapta Team.

Motorcycles:
125 cc
1. Teddy Honda CR
2. Sofan Suzuki TS

200 cc
1. Rudi KTM
2. Didi KTM
3. Freddy KTM

Overall
1. Rudi
2. Pascal (placed 1st on the 400cc, actually the only 400cc contestant)
3. Didi

This will probably be our last entry. Hope you all enjoyed the postings as they were all made possible by the ACeS G-Wave and PSN.

Sunday, December 18, 2005

The ACeS G-Wave

We have receieved a lot of e-mails asking how we do this blog from Kalimantan (but some editing is done in Jakarta) and in the middle of the jungle. Well, as we said in the November 24 entry of this blog, we are sponsored by PSN (Pasifik Satelit Nusantara) to provide this satellite modem during the DCI Event. The modem itself is made by ACeS and the network infrastructure is also by ACeS but sold in Indonesia through PSN.
You can find out more about G-Wave from here

As you can see, the G-Wave has performed well so far, all the pictures are regularly uploaded every night (with yesterday night as an exception).

Saturday, December 17, 2005

Triple SCS

Today we had a triple whammy: SCS 10, 11 and 12. The available competitors were split into 3 groups and each to run each SCS. We say available competitors because as we write this some competitors are still in the jungle. Most notably our friend Ossy. We heard that he broke both leaf springs. Hopefully he'll be out soon.
SCS 10 was straight run with an extreme uphill towards the end. Once at the top a very tight u-turn is executed to finish.
On SCS 11, a lot of competitors DNF'ed, it sounds simple until you try it: jump in this mud bog, turn left and up. Its a winch killer. You needed a ultra powerful winch, not just a Warn 8274, but a fully modified 8274 with a 6hp motor or a hydraulic winch. Anything less would take too much time or wasnt strong enough to pull your car out of the bogger. Not only did you need a strong motor, but also big cables, big alternator and a big honker of a battery. The cars that got through with respectable times had all of the above plus double solenoids.

SCS 12's start box was way up a hill. To get up there almost all competitors, nay, all competitors, had to winch up. Just getting up there was a challenge in itself. There was this Toyota that broke its axles and drive train.
Tomorrow is the last day in the jungle (hopefully) we will finish SCS 10, 11 and 12, have lunch and leave for Benakutai Hotel in Balikpapan.

So close....


We skipped Basecamp 8 and are now at Basecamp 9. The road was the same as yesterday: mud and dirt. After that it became gravel and finally full asphalt. We are now at an area called Bukit Bangkirai, which is about 50km from Balikpapan. As it has been in the previous days, contestants, spectators, media and committee are still arriving into the basecamp. We will have SCS's 10,11 and 12 today. Tomorrow we will reach Balikpapan.

Photo's will be uploaded tonight. (Sorry, we're a bit tired... :D )